Membangun Identitas Desa Melalui Storytelling dan Pelatihan Konten Video
Kata Kunci:
storytelling, konten video, desa wisata, promosi digital, pengabdian masyarakatAbstrak
Branding merupakan proses membangun identitas, makna dan persepsi tertentu sehingga seseorang atau produk atau desa dapat dikenali dan diingat dengan mudah. Adanya keterbatasan kemampuan masyarakat Desa Sukamandi dalam menyusun narasi yang menarik, dan mengemas potensi desa menjadi konten digital yang informatif dan mudah untuk dibagikan di media social menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat terkait pemanfaatan storytelling dan pembuatan konten video kreatif dalam membangun identitas Desa Sukamandi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman dan ketrampilan peserta dalam pengubah potensi desa, aktivitas warga serta nilai lokal menjadi cerita dan konten video yang efektif untuk promosi desa wisata dan produk UMKM. Kegiatan dilaksanakan melalui presentasi materi yang interaktif, diskusi, demonstrasi seerta praktik langsung dalam pembuatan ide cerita serta penyusunan konten sederhana berbasis perangkat digital. Sasaran kegiatan adalah Masyarakat dan unsur perangkat desa yang terlibat dalam promosi potensi desa. Kebermanfaatan kegiatan dievalusi melalui kuisioner yang diisi oleh 20 responden. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 75,83% responden (sangat setuju) dan 24,17% responden (setuju) bahwa kebiatan pelatihan storytelling dan pembuatan konten video ini memberikan manfaat langsung dalam meningkatkan kapasitas promosi digital desa.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 iswahyudi Hidayat, Linda Meylani, Florita Diana Sari, Ardiansyah Ramadhan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Pengabdian Masyarakat Bayanika (JPMB) dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan pihak lain untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, menautkan, menggunakan kembali, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan yang sah, dengan tetap memberikan atribusi yang tepat kepada penulis dan sumber asli.
Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Dengan menerbitkan artikel di JPMB, penulis memberikan hak kepada jurnal untuk menerbitkan, mendistribusikan, mengarsipkan, dan menampilkan artikel secara elektronik melalui website jurnal.