Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Metode Takakura sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di RT 02/RW 09 Kelurahan Leuwigajah Kota Cimahi
Kata Kunci:
Takakura, Sampah Organik, Kompos, Pemberdayaan MasyarakatAbstrak
Peningkatan volume sampah rumah tangga di wilayah perkotaan menjadi salah satu tantangan utama dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kota Cimahi hingga saat ini masih bergantung pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti sebagai lokasi pembuangan akhir sampah, sehingga diperlukan upaya nyata untuk mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik rumah tangga melalui penerapan metode Takakura. Sasaran kegiatan adalah masyarakat RT 02/RW 09, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, penyuluhan, demonstrasi pembuatan komposter Takakura, praktik langsung oleh peserta, pendampingan, serta evaluasi hasil kegiatan. Metode Takakura dipilih karena memiliki proses yang sederhana, mudah diterapkan pada skala rumah tangga, tidak memerlukan teknologi yang rumit, serta mampu menghasilkan kompos berkualitas tanpa menimbulkan bau yang menyengat. Kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari program pengabdian sebelumnya mengenai pengelolaan sampah berbasis insinerator, sehingga diharapkan dapat melengkapi sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara terpadu di tingkat masyarakat. Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu mengolah sampah organik secara mandiri, mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPA, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 M Ramdlan Kirom, M Darfyma Putra, Reza Fauzi Iskandar, Tri Ayodha Ajiwiguna

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Pengabdian Masyarakat Bayanika (JPMB) dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan pihak lain untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, menautkan, menggunakan kembali, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan yang sah, dengan tetap memberikan atribusi yang tepat kepada penulis dan sumber asli.
Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Dengan menerbitkan artikel di JPMB, penulis memberikan hak kepada jurnal untuk menerbitkan, mendistribusikan, mengarsipkan, dan menampilkan artikel secara elektronik melalui website jurnal.